Existence

Jurnal Api: Merayakan Lebaran dengan Takbir Keliling

Sejak pandemi diumumkan 2 tahun yang lalu, seluruh agenda yang melibatkan orang banyak berhenti begitu saja. Dalam 2 kali lebaran, suasana yang biasanya ramai dan penuh dengan kebahagiaan berganti dengan sepi dan haru biru di setiap tempat.

Suasana ramai dan penuh dengan kebahagiaan itu tampak juga di Desa Wadungasih pada lebaran tahun ini. Agenda-agenda yang melibatkan orang banyak semakin sering dilaksanakan. Terbaru adalah agenda takbir keliling, sebuah festival kecil dengan balutan perlombaan yang bertujuan untuk menyemarakkan malam lebaran.

Takbir keliling ini diikuti oleh beberapa musala yang terletak di dusun-dusun Desa Wadungasih. Musala-musala ini mewakili RT tempat mereka berada, pulang dari ujung dusun ke ujung dusun lainnya.

Pakaian yang dikenakan juga tidak kalah dengan agenda-agenda serius yang sering diselenggarakan oleh pihak Kabupaten seperti Kampung Ramadan yang dijalankan setiap tahunnya di bulan Ramadan.

Dalam takbir keliling ini—pihak takmir masjid selaku panitia—juga menyediakan hadiah berupa uang untuk mereka yang berhasil menyabet juara 1, 2, dan 3. Dengan nominal yang tak cukup banyak, hanya sekitar 500 ribu untuk hadiah juara 1, tidak menyurutkan antusias warga dalam berpartisipasi secara total pada agenda tersebut.

BACA JUGA: Jadi Bilal Tarawih

Warga secara sukarela dan swadaya merogoh kocek pribadi mereka untuk pakaian, pernak-pernik, ornamen-ornamen pendukung seperti styrofoam yang berbentuk masjid, hingga kendaraan seperti mobil pick-up dan motor roda tiga.

Rute yang dilalui juga tak main-main, sekitar 1 km mengelilingi desa adalah jarak yang harus ditempuh oleh para peserta dimulai dari masjid Desa Wadungasih dan diakhiri di titik yang sama. Tentu, peraturan dalam agenda ini tidak seketat agenda-agenda serius milik pemerintah atau swasta dalam skala besar. Warga bisa memotong jalur dengan melewati gang-gang kecil untuk memangkas jarak dan waktu.

Terakhir, takbir keliling ini akan ditutup dengan pengumuman juara di halaman masjid Desa Wadungasih ketika seluruh peserta sudah sampai. Nah, musala tempat keluarga Iza tinggal berhasil meraih juara 3 di agenda takbir keliling lebaran tahun ini.

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s