Swearing

Jurnal Api: Pembaharuan

Hidup memang terasa begitu cepat hingga tak terasa sudah sampai pada 2022. Pada tahun ini semuanya tampak begitu baru, harga-harga baru, kontrak baru, gaji baru, dan mimpi-mimpi baru. Harga-harga baru tentu saja sudah mulai menempel di rak-rak lemari di beberapa pasar atau toko swalayan.

Harga-harga baru tersebut seakan berdesakan untuk ingin tampil lebih dulu dibandingkan yang lainnya. Harga-harga baru itu secara serempak seakan sudah sepakat untuk menampilkan yang baru. Kesepakatan-kesepakatan ini bisa berasal dari manapun, bisa dari politik lokal hingga internasional.

Terutama pada bulan ini, April. Pajak-pajak naik dengan yakin dan mantap. Seakan menunjukkan bahwa rakyat sudah siap dan memang harus siap. Dia berdiri gagah dengan tambahan 1 angka di belakang dari 10% ke 11%. Teriakan pajak-pajak ini makin lantang di media-media sosial, mereka berseru bahwa rakyat harus siap menerima jika harga kopi di warung kopi tak akan lagi sama.

Gaji baru, ya gaji baru. Gaji baru tentu saja telah mengalami kenaikan pada tahun ini. Kamu tahu berapa naiknya? Kenaikannya cukup untuk ditukarkan dengan minyak kemasan 2 liter. Berkali-kali rakyat mengatur ulang siasat, mana saja pos-pos yang bisa dihitung kembali untuk efisiensi. Tapi berkali-kali pula harga-harga baru muncul secara berdesakan.

Sebagai buruh kontrak tentu saja selalu ada kontrak baru yang harus diperbaharui tiap bulan. Pada Januari hingga Maret kontrak-kontrak baru tersebut berumur 30 hari. Pada bulan ini, kontrak baru tersebut berumur lebih kurang 120 hari. Selalu ada yang baru.

Perlahan tapi pasti ketika memasuki tahun ketiga pernikahan, kami berdua semakin lihai untuk bersiasat. Dalam keadaan yang sedang menuju pembaharuan ini saya sangat beruntung mendapatkan nasib baik, nasib baik itu menikah dengan Iza. Dia perempuan yang cukup memahami fenomena pembaharuan ini dengan baik, tapi tak hanya cukup memahami, dia bereaksi dengan sangat baik.

Gaji baru yang telah saya terima tadi dikelola dengan baik oleh Iza. Gaji baru tersebut cukup bisa membuat keluarga kecil kami bertahan di tengah-tengah padang pasir pembaharuan. Berburu harga-harga miring adalah solusi jangka pendek untuk memukul balik harga-harga baru tersebut. Beruntungnya lagi, kami masih bisa menyisakan beberapa rupiah dari gaji baru untuk ditabung menjadi dana pendidikan Aksara.

Di seberang tebing, suara yang cukup jauh terdengar samar-samar orang sedang berkhotbah tentang bagaimana seharusnya rakyat menyikapi pembaharuan ini. Dia berseloroh bahwa rakyat seharusnya A, mestinya B, alternatifnya C.

Namun, suara itu hanya mendengung-dengung tanpa bisa didengarkan dengan baik seperti rakyat itu seharusnya A itu seperti apa? Mestinya B itu bagaimana? dan alternatifnya C itu harus menyiapkan apa? Nahasnya di seberang tebing itu tidak hanya terdengar suara satu orang saja. Banyak suara yang bersahutan menceramahi kami yang berada di tebing yang berlawanan.

Kami yang berada di tebing ini sedang sibuk untuk bangun lebih awal agar tidak terjebak macet, kemudian membawa bekal makanan agar bisa menghemat pengeluaran, dan menguatkan insting agar lebih jeli memilih harga-harga miring di tengah tumpukan harga-harga baru.

Ada kalanya mereka yang berada di tebing depan mampir ke tebing tempat kami bermukim ini. Waktu tersebut sekitar 1.825 hari sekali. Seperti ada ritual khusus yang mengharuskan mereka mampir kemari pada hari itu saja, sisanya mereka cukup berteriak dari ujung tebing sana.

Dengar-dengar waktu 1.825 hari tersebut ingin ditambah, agar segalanya lebih membaik. Semakin baik atau semakin baru saya juga kurang paham. Lebih baik kami yang berada di tebing ini bisa fokus pada mimpi kami sendiri dan saling membantu serta menguatkan satu dengan lainnya. Karena tidak ada gunanya juga mendengarkan khotbah yang bising dan cuma mampir tiap 1.825 hari sekali.

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s